Plaza Wonogiri

Plaza Wonogiri adalah salah satu sudut kota Wonogiri yang cukup terkenal. Hampir setiap warga Wonogiri mengenal Plaza Wonogiri (yang tidak tahu Plaza Wonogiri dilarang ngaku orang Wonogiri! hehehe…). Tempat ini telah menjadi salah satu tempat rekreasi favorit orang-orang Wonogiri. Lho, tempat rekreasi? Bukannya Plaza adalah tempat untuk shopping? Nah, itulah yang menjadi keunikan tersendiri dari Plaza yang satu ini.

Terletak di sebelah selatan kota Wonogiri, Plaza Wonogiri merupakan sebuah tempat rekreasi murah meriah (namun tanpa hadiah). Plaza Wonogiri adalah sebuah kawasan yang terletak di sekitar bendungan Waduk Gajah Mungkur. Di sebelahnya berdiri Monumen Bedhol Desa. Di antara Plaza dan Monumen Bedhol Desa ada sebuah taman kecil yang cukup asri (meskipun kurang terawat). Di tempat ini, kita bisa berjalan-jalan menyusuri jalan yang membentang di atas bendungan sambil memandangi air waduk atau sambil memandangi kota Wonogiri di kejauhan. Kita bisa juga berjalan-jalan menyusuri jalan-jalan setapak di taman yang teduh. Jika lapar atau haus, banyak warung yang siap membantu mengatasi persoalan perut lapar dan kerongkongan haus kita. Dahulu, taman dan tempat sekitar monumen Bedhol Desa merupakan tempat nongkrong pasangan-pasangan muda. Mereka senang berpacaran di tempat ini mungkin karena suasananya yang sepi. Tak jarang saya mendengar cerita tentang pasangan yang berbuat kurang sopan di tempat ini, meskipun saya tidak pernah menyaksikannya sendiri.

Namun saat ini suasana sudah berubah. Saat ini Plaza Wonogiri telah menjadi tempat rekreasi favorit orang-orang Wonogiri. Bukan hanya kaum muda saja,banyak keluarga dan kelompok-kelompok tertentu singgah di Plaza ini. Dengan sendirinya, keramaian ini membuat pasangan-pasangan muda tidak leluasa jika ingin berbuat yang kurang sopan. Keramaian tempat ini memuncak setiap hari Minggu pagi. Dan kesemarakan tempat ini bertambah dengan hadirnya aneka penjual di tempat ini. Ada penjual bubur ayam, pecel, aneka gorengan, mainan anak, dan sebagainya. Jika anda singgah ke Wonogiri, jangan lupa untuk menikmati semaraknya Plaza Wonogiri.

Pagi hari di Plaza Wonogiri

Pagi hari di Plaza Wonogiri

Plaza Wonogiri menyambut pagi

Jalan-jalan pagi

Jalan-jalan pagi

Berjalan menyusuri jalur Plaza Wonogiri

Pulau di Tengah Waduk

Pulau di Tengah Waduk

Menikmati pagi di tepi Waduk

dsc002321

Penjual Jamu dan Pecel

Penjual pecel dan jamu di salah satu sudut Plaza Wonogiri

Penjual Tempura

Penjual Tempura

Penjual Tempura sedang dikerubuti penggemarnya

Penjual Mainan

Penjual Mainan

Penjual mainan berlatar anak-anak muda yang sedang bercengkerama

Monumen Bedhol Desa

Monumen Bedhol Desa

Monumen Bedhol Desa

Monumen Bedhol Desa

Saya berada di tengah sebuah ‘open space’ di depan Monumen Bedhol Desa. ‘Open space’ ini dikelilingi tribun mini 5 tingkat yang menjadikannya seperti sebuah panggung teater.

9 Komentar

Filed under Serba-serbi

9 responses to “Plaza Wonogiri

  1. wis tau………

  2. Plaza itu kalau gak salah dulu kepanjangane adalah Plataran sawah …. karena seperti musim kemarau sekarang bukan air yang kita temukan tapi sawah yang menghijau ….

  3. oscar17

    Terus terang saya belum pernah denger cerita bahwa plaza merupakan kepanjangan dari plataran sawah. Lokasi bendungan plaza merupakan pertemuan dua sungai besar yang sering menyebabkan banjir bandang di daerah solo dan sepanjang aliran sungai Bengawan Solo. Cerita yang sering beredar adalah bahwa Plaza berasal dari kata Plosorejo, sebuah nama desa di tempat itu.

  4. He he he …ya mungkin beda persepsi aja mas.Kalau plasa itu dulu nama keren rikala sekolah …..he he

  5. hendra gunawan

    bangga plaza bisa di searcing di internet ….
    maklum mas tempat suka duka tinggi bersama

  6. oscar17

    Benar, mas sheengs79. Begitu banyak cerita yang beredar sehingga memunculkan banyak persepsi juga. Dan karena ini bukan sejarah, jadi tidak ada legitimasi yang meminggirkan persepsi dan cerita yang lain. Semuanya benar.

  7. oscar17

    Begitulah, mas Hendra. Bagi saya, Plaza juga menjadi tempat yang rasanya akan selalu melekat di hati.

  8. aan

    I Love Wonogiri

  9. oscar17

    so do I, mas aan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s