Serba-serbi Mengenai Kematian

1. Praktek mengubur mayat mungkin telah berusia 350.000 tahun. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya lubang sedalam 45 kaki di Atapuerca, Spanyol, yang berisi fosil 27 primata spesies Homo Heidelbergensis, mungkin merupakan nenek moyang Neanderthal dan manusia modern.

2. Jangan pernah katakan mati. Ada setidaknya 200 eufemisme mengenai kematian.

3. Tak pernah ada penduduk Amerika yang mati karena usia tua sejak 1951. Hal ini disebabkan sejak tahun 1951  pemerintah Amerika menghapuskan keterangan seperti itu pada surat kematian.

4. Pemicu kematian, pada semua kasus, adalah kekurangan oksigen. Kekurangan tersebut memicu terjadinya kejang otot.

5. Dalam tiga hari sesudah kematian, enzim yang mencerna makanan mulai memakan anda. Sel yang pecah menjadi makanan bagi bakteri yang hidup di dalam usus, di mana sejumlah gas berbahaya keluar untuk menggembungkan tubuh dan memaksa mata melotot.

6. Pemakaman di Amerika menyumbangkan 827.060 galon cairan balsem – formaldehida, methanol dan etanol – ke dalam tanah setiap tahun. Kremasi melepaskan dioksin, zat asam garam, belerang dioksida dan karbon dioksida ke udara.

7. Sekedar alternatif….Sebuah perusahaan di Swedia, Promessa, bisa mengubah tubuh anda menjadi nitrogen cair.

8. Suku Zoroastrian di India meninggalkan mayat orang yang sudah meninggal di tempat terbuka agar dimakan burung pemakan bangkai. Burung tersebut kini mulai banyak yang mati karena memakan bangkai lembu yang mengandung diclofenac, obat anti radang yang digunakan di peternakan.

9. Ratu Victoria bersikeras ingin dikubur dengan mantel mandi suaminya yang telah lama mati, Pangeran Albert.

10. Di Madagaskar, keluarga menggali kembali tulang-tulang kerabat yang sudah meninggal dan mengarak berkeliling kampung dalam sebuah pesta yang disebut Famadihana. Tulang-tulang tersebut lalu dibungkus lagi dengan kafan yang baru dan dikuburkan lagi. Kain kafan yang lama diberikan kepada pasangan yang belum punya anak yang baru saja menikah, untuk digunakan sebagai sprei ranjang pengantin.

11. Selama ekspansi kereta api di Mesir pada abad ke-19, perusahaan konstruksi menemukan begitu banyak mumi sehingga mereka menggunakannya sebagai bahan bakar lokomotif.

12. Pada tahun 1907, seorang dokter di Massachusset mengadakan penelitian dan melaporkan bahwa manusia kehilangan 21 gram menjelang kematiannya.

13. Delapan puluh persen penduduk Amerika meninggal di Rumah Sakit.

14. Di New York, jumlah orang yang bunuh diri lebih banyak daripada orang yang dibunuh.

15. Diperkirakan 100 milyar orang meninggal sejak kehidupan manusia dimulai.

Source: discover.com

Tinggalkan komentar

Filed under Tahukah Anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s